Newsroom

Bangun Bisnis dengan Bantuan Layanan Bank, Kenapa Tidak? Yuk Pahami Bagaimana Layanan Bank dapat Kembangkan Bisnismu!


***

● PT Dian Cipta Perkasa raih pertumbuhan 200% sejak pertama kali berdiri ● Bank DBS Indonesia bantu nasabah korporasi tingkatkan pertumbuhan bisnis

INDONESIA,13 December 2019 -

Memulai suatu bisnis menjadi impian sebagian besar orang. Namun tidak semua pengusaha memiliki bekal yang memadai saat memulai bisnis terutama untuk masalah pendanaan. Hal tersebut tentu mendorong para pengusaha untuk mencari cara dalam memulai usaha. Dengan berbagai layanan bantuan usaha yang tersedia, masih banyak pengusaha yang ragu untuk memanfaatkan bantuan dari bank. Padahal, jika dapat dengan cermat memilih dan memahami layanan perbankan, pengusaha dapat mengembangkan bisnis dengan maksimal seperti yang dirasakan oleh PT Dian Cipta Perkasa (DCP), perusahaan impor terkemuka dalam bidang pemasaran dan distribusi bahan makanan, aditif pakan, bahan baku farmasi dan bahan kimia ke berbagai industri manufaktur di Indonesia.
 
Berdiri sejak tahun 1991, perusahaan yang mendapatkan reputasi sebagai "Mitra Solusi Utama" dalam industrinya ini didirikan oleh Rudy Ismanto dari nol. Pasalnya, CEO PT Dian Cipta Perkasa ini belum memiliki ijazah SMA saat memulai bisnisnya. Walau tidak memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi, Rudy Ismanto berhasil memulai bisnisnya dan kini telah berkembang menjadi salah satu perusahaan pemimpin pasar dalam distribusi bahan kimia (full-line chemical). Hingga kini, DCP selalu mengalami peningkatan yang signifikan, tidak hanya dari segi revenue tetapi juga jumlah karyawan. Diawali dengan empat orang karyawan, kini DCP memiliki 140 karyawan yang tersebar di beberapa daerah termasuk Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Medan.
 
Hal tersebut diraih secara perlahan dengan melakukan ekspansi sedikit demi sedikit dan berkelanjutan. Apa saja yang dilakukan DCP untuk membantu bisnisnya dalam melakukan pengembangan? Yuk pahami lebih dalam tiga tips memaksimalkan pertumbuhan bisnis DCP yang dapat menginspirasi!
  1. Peningkatan infrastruktur dalam proses pemasaran
Sebagai perusahaan distribusi, DCP membutuhkan infrastruktur sebagai sarana untuk menjalankan bisnis sehari-hari. Dalam upayanya untuk meningkatkan performa, DCP memberikan perhatian khusus terhadap infrastruktur yang membutuhkan tambahan modal usaha. Menyadari kebutuhan infrastruktur sebagai komponen yang fundamental bagi perusahaan, DCP melakukan pengelolaan dan penambahan modal usaha secara berkala terhadap infrastruktur yang didukung oleh produk bernama DBS Working Capital Financing oleh Bank DBS Indonesia. Produk ini memberikan solusi inovatif bagi DCP dalam bentuk pendanaan modal usaha yang membantu pengusaha mengembangkan perusahaan.
  1. Suntikkan likuiditas dalam rantai pasokan (supply chain)
Sebagai importir, DCP membutuhkan ketepatan dan komitmen dalam menyelesaikan masalah keuangan. Akses terhadap produk dan pembiayaan impor yang mudah dan cepat tentu menjadi hal penting bagi DCP dalam meningkatkan bisnisnya. Salah satu cara untuk memenuhi hal tersebut adalah bekerja sama dengan perbankan di mana DCP menggunakan layanan bernama DBS Supplier Financing. Suntikkan likuiditas ke dalam rantai pasokan dianggap perlu oleh DCP sehingga perusahaan dapat fokus dalam mengembangkan bisnis dan mendapatkan berbagai manfaat seperti peningkatan modal usaha dan pembiayaan hingga 100% dari nilai faktur tanpa perlu jaminan tambahan.
  1. Pemaksimalan modal dalam meningkatkan kredibilitas
Bisnis yang berkembang tentu sejalan dengan jumlah proyek yang juga ikut meningkat. Oleh karena itu, pemilik usaha terutama bagi perusahaan penyedia jasa harus pintar dalam meyakinkan pelanggan atas layanan yang diberikan. Dalam konteks ini, kepercayaan merupakan hal yang penting di mana calon pelanggan akan melihat apakah perusahaan mampu memberikan layanan yang sesuai dan terpercaya sesuai dengan kebutuhan. Bagi DCP, kredibilitas perusahaan selalu menjadi hal yang utama dan kunci saat mengikuti tender. Selain mengandalkan strategi pemasaran dan kemudahan yang DCP sediakan, DCP juga menggunakan produk DBS Bank Guarantee saat mengikuti tender sebagai upaya untuk meningkatkan kredibilitas perusahaan. Dengan menggunakan produk tersebut, DCP dapat menyerahkan kepastian pemenuhan kontrak kepada Bank DBS Indonesia sehingga DCP dapat lebih fokus terhadap layanan yang dimiliki.
 
PT Dian Cipta Perkasa (DCP) telah menjadi nasabah Grup Perbankan Korporasi (Institutional Banking Group/IBG) Bank DBS Indonesia sejak 2012. Produk perbankan DBS yang DCP gunakan antara lain adalah DBS Working Capital Financing yang meningkatkan proses distribusi perusahaan melalui penciptaan modal, DBS Supplier Financing yang meningkatkan modal usaha dalam memenuhi kebutuhan impor barang, dan DBS Bank Guarantee yang membantu sebagai garansi perusahaan dalam proses partisipasi tender.
 
“Kami selalu ingin menjadi perusahaan yang inovatif, mampu melihat perubahan arah pasar, dan senantiasa mengikuti perkembangan zaman agar PT Dian Cipta Perkasa (DCP) dapat terus berkembang menjadi perusahaan yang lebih baik. Senang rasanya karena hingga saat ini DCP telah mengalami peningkatan revenue lebih dari 200% sejak menjadi nasabah korporasi Bank DBS Indonesia. Kami merasa bahwa DBS mengerti bisnis kami sehingga mampu memberikan solusi dan menciptakan proses pendanaan yang cepat yang memudahkan kami dalam menjalankan bisnis,” ujar CEO PT Dian Cipta Perkasa, Rudy Ismanto.
 
“Saat ini banyak perusahaan yang memiliki potensi besar namun masih terbentur dengan keterbatasan sehingga sulit untuk berkembang. Melihat hal tersebut, kami sebagai  perbankan yang senantiasa mendukung pertumbuhan usaha ingin memberikan pengalaman perbankan digital yang efisien dan customized sesuai dengan kebutuhan nasabah. Hal tersebut tercermin dalam layanan kami bagi nasabah korporasi. Layanan tersebut diberikan sebagai salah satu bentuk komitmen kami dalam mendukung nasabah korporasi mengembangkan bisnis, seperti yang dirasakan oleh PT Dian Cipta Perkasa (DCP),” tutup Direktur PT Bank DBS Indonesia, Rudy Tandjung.
 
Untuk informasi selengkapnya: http://bit.ly/2rdP0q1

***


Tentang DBS

DBS adalah grup jasa keuangan terkemuka di Asia, dengan kehadiran di 18 pasar. DBS berkantor pusat dan terdaftar di Singapura, memiliki pertumbuhan dalam tiga sumbu pertumbuhan utama Asia: Cina, Asia Tenggara, dan Asia Selatan. Peringkat kredit "AA-" dan "Aa1" Bank DBS termasuk yang tertinggi di dunia.
 
DBS dikenal dengan kepemimpinan globalnya dan dinobatkan sebagai “Global Bank of the Year” oleh The Banker dan "Best Bank in the World" oleh Global Finance. Bank DBS berada di garis terdepan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk membentuk masa depan perbankan dan disebut "World’s Best Digital Bank" oleh Euromoney. Selain itu, DBS memperoleh penghargaan “Safest Bank in Asia” dari Global Finance selama sebelas tahun berturut-turut dari tahun 2009 hingga 2019.
 
DBS menyediakan berbagai layanan lengkap untuk nasabah, SME dan perbankan perusahaan. Sebagai bank yang lahir dan dibesarkan di Asia, DBS memahami seluk-beluk berbisnis di pasar paling dinamis di kawasan tersebut. DBS bertekad membangun hubungan berkelanjutan dengan nasabah dan berdampak positif terhadap masyarakat melalui dukungan wirausaha sosial dengan cara bank Asia. DBS juga mendirikan yayasan dengan dana senilai SGD 50 juta untuk memperkuat upaya tanggung jawab sosial perusahaan di Singapura dan di seluruh Asia.
 
Dengan jaringan operasional yang ekstensif di Asia dan menitikberatkan pada pada keterlibatan dan pemberdayaan stafnya, DBS menyajikan peluang karir yang menarik. Bank ini mengakui gairah, komitmen, dan semangat dari 27.000 karyawannya, yang mewakili lebih dari 40 kebangsaan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.dbs.com.

Back to results

Search News

Select Markets
From
To

DBS Annual Report

DBS Annual Report 2018

Click here to read DBS' 2018 Annual Report - Best Bank in the World.

View our previous Annual Reports