● Tridi Oasis bantu menyelesaikan masalah sampah plastik di Indonesia dengan merehabilitasi limbah dan mendaur ulang plastik
● Dengan dukungan Bank DBS Indonesia, Tridi Oasis kian berkembang dan menciptakan dampak positif untuk lingkungan hidup di Indonesia
Indonesia, 20 May 2022 - Indonesia tengah mengalami tantangan yang cukup pelik dalam menangani isu sampah plastik. Terlepas dari upaya berbagai pihak untuk menyelesaikan persoalan ini, mulai dari pemerintah, perusahaan, hingga masyarakat, tidak dapat dipungkiri bahwa jumlah sampah plastik di Indonesia masih tergolong tinggi. Berdasarkan atas data
The World Bank pada tahun 2020, Indonesia memproduksi sebanyak 7,8 juta ton sampah plastik per tahun dan lebih dari separuhnya, yakni sebanyak 4,9 juta ton sampah plastik, belum terkelola dengan baik. Hal ini terjadi karena berbagai faktor, seperti sampah yang tidak dikumpulkan dengan baik hingga dibuang di tempat pembuangan terbuka tanpa sistem pengelolaan yang memadai.
Menyadari hal tersebut, Tridi Oasis hadir sebagai wirausaha sosial yang fokus pada pendaurulangan material sampah menjadi material baru sehingga dapat digunakan kembali. Founder & CEO Tridi Oasis
Dian Kurniawati mengatakan, “Indonesia merupakan salah satu dari 10 negara di dunia yang menyumbang sampah plastik terbesar di lautan menurut data dari
Condor Ferries. Meski kesadaran masyarakat akan isu lingkungan sudah mengalami peningkatan dan semakin banyak tokoh yang menyuarakan isu tersebut, kita masih perlu memperbaiki dan meningkatkan kualitas dan kuantitas industri
waste management demi menekan angka limbah plastik yang ada di Indonesia. Sebagaimana rencana pemerintah Indonesia melalui platform
National Plastic Action Partnership (NPAP) untuk mengurangi 70 persen sampah plastik di laut pada 2025, Tridi Oasis juga turut membantu menjaga keseimbangan ekosistem dan lingkungan hidup di Indonesia serta mendorong kontribusi dari pihak lokal untuk menyelesaikan permasalahan ini.”
Berdiri sejak tahun 2016, Tridi Oasis memproduksi berbagai macam serpihan PET
(Polyethylene terephthalate) kelas menengah hingga tinggi yang dapat diubah menjadi kemasan dan produk tekstil berkelanjutan yang banyak dicari oleh berbagai industri seperti kemasan makanan dan tekstil. Bermisi untuk membangun dan memajukan ekonomi sirkular di Indonesia, Tridi Oasis berupaya membangun ekonomi yang lebih berkelanjutan dan memperhatikan lingkungan sembari menyediakan lapangan kerja yang berkesinambungan kepada lebih banyak orang.
“Sebagai salah satu pengelola limbah plastik yang sedang berkembang di Indonesia, kami menghadirkan lebih dari sekadar produk yang berfungsi dengan baik, tetapi juga pengelolaan limbah plastik yang bertanggung jawab, transparan, dan dapat memberikan
traceability (ketelusuran) data sampah plastik yang diolah dari sumber awal. Dengan berfokus mengembangkan teknologi dan inovasi sains, Tridi Oasis kini dapat memproduksi lebih dari ribuan ton plastik daur ulang per tahun. Sampai dengan tahun 2021, Tridi Oasis telah berhasil mendaur ulang 250 juta botol plastik yang kemudian digunakan kembali di pasar. Pada tahun yang sama, kami juga mendapatkan dukungan dari Bank DBS Indonesia berupa pemberian pembekalan dan pelatihan pengembangan bisnis untuk menghasilkan dampak sosial yang lebih luas, termasuk
Human Resources, Finance, Branding and Marketing Strategy. Selain itu, kami juga dipercaya Bank DBS Indonesia untuk memperoleh dana hibah melalui DBS Foundation,” lanjut
Dian Kurniawati.
Dengan dana hibah yang didapatkan dari DBS Foundation, Tridi Oasis dapat merekrut tambahan sumber daya manusia yang bertugas di bidang operasional untuk memastikan proses kerja berjalan baik. Selain itu Tridi Oasis juga dapat melanjutkan studi kelayakan, riset pasar, dan menyelesaikan penelitian dan pengembangan terkait proses daur ulang kemasan plastik multi-lapis (MLP), sebuah jenis plastik yang paling sedikit didaur ulang namun yang paling umum berakhir di lingkungan. Di sisi lain, Tridi Oasis juga sukses membangun kerja sama dengan berbagai perusahaan di bidang FMCG, e-commerce, dan logistik. Perkembangan ini menandakan misi Tridi Oasis untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi sirkular dan menghadirkan pertumbuhan berkelanjutan (
sustainable jobs) yang memenuhi kondisi sosial, lingkungan dan ekonomi menjadi lebih dekat.
“Sebagai bank yang digerakkan oleh tujuan positif (
purpose-driven bank), Bank DBS Indonesia melalui DBS Foundation senantiasa mendukung perkembangan wirausaha sosial di Indonesia, termasuk Tridi Oasis yang berusaha menyelesaikan permasalahan lingkungan dengan menciptakan dampak positif. Dukungan yang kami berikan melalui berbagai program, dimulai dari sesi
mentoring hingga dana hibah merupakan bentuk itikad kami untuk menjalani salah satu pilar
sustainability Bank DBS Indonesia, yakni
Creating Social Impact. Kami juga turut senang saat dukungan yang kami berikan dapat berdampak nyata dan positif dalam pertumbuhan Tridi Oasis,” ujar Head of Group Strategic Marketing & Communications, Bank DBS Indonesia
Mona Monika.
Bank DBS Indonesia senantiasa berkomitmen untuk menyokong wirausaha sosial guna memperkuat pertumbuhan ekonomi sekaligus menjawab berbagai tantangan dan isu sosial di Indonesia. Melalui upaya tersebut, Bank DBS Indonesia berharap dapat menciptakan dunia yang lebih baik. Bank DBS Indonesia selalu mendukung wirausaha sosial dengan memberikan akses kepada wirausaha sosial ke sumber daya bank yang beragam, termasuk memberikan pelatihan keterampilan dan pengembangan kapasitas, membuka kesempatan untuk membangun jaringan dan peluang bisnis, pengadaan, serta peningkatan kesadaran masyarakat melalui berbagai prakarsa dan kanal.
[SELESAI]
Tentang DBS
DBS adalah grup jasa keuangan terkemuka di Asia, dengan kehadiran di 18 negara, berkantor pusat dan terdaftar di Singapura. DBS berada dalam tiga sumbu pertumbuhan utama Asia: Tiongkok, Asia Tenggara, dan Asia Selatan. Peringkat kredit "AA-" dan "Aa1" DBS termasuk yang tertinggi di dunia.
DBS dikenal dengan kepemimpinan globalnya, dinobatkan sebagai “World's Best Bank” oleh Euromoney, “Global Bank of the Year” oleh The Banker dan “Best Bank in the World” oleh Global Finance. DBS berada di garis terdepan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk membentuk masa depan perbankan, yang terpilih sebagai “World’s Best Digital Bank” oleh Euromoney dan “Most Innovative in Digital Banking” di dunia oleh The Banker. Selain itu, DBS mendapatkan penghargaan “Safest Bank in Asia” dari Global Finance selama 13 tahun berturut-turut sejak 2009 hingga 2021.
DBS menyediakan berbagai layanan lengkap untuk nasabah, UKM, dan juga perbankan korporasi. Sebagai bank yang lahir dan dibesarkan di Asia, DBS memahami seluk-beluk berbisnis di pasar paling dinamis di kawasan itu. DBS bertekad membangun hubungan langgeng dengan nasabah dan berdampak positif terhadap masyarakat melalui dukungan wirausaha sosial dengan cara bank Asia. DBS juga mendirikan yayasan dengan dana senilai SGD50 juta untuk memperkuat upaya tanggung jawab sosial perusahaan di Singapura dan di seluruh Asia.
Dengan jaringan operasional ekstensif di Asia dan menitikberatkan pada keterlibatan dan pemberdayaan stafnya, DBS menyajikan peluang karir menarik. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.dbs.com.