DBS tingkatkan upaya digitalisasi guna memenuhi permintaan pembiayaan rantai pasokan yang naik pesat di seluruh Asia | English

Lebih dari 15.000 UKM di seluruh Asia berpotensi memperoleh manfaat dari kemampuan pembiayaan digital di lima platform baru yang akan diluncurkan sebelum akhir tahun 2022
Indonesia, 17 May 2022 -

Gangguan perdagangan global yang berkepanjangan mendorong laju permintaan layanan digital untuk memperkuat rantai pasokan. Dengan latar belakang ini, DBS meningkatkan upaya digitalisasi kemampuan pembiayaan, yang ditawarkan melalui platform perdagangan. Upaya ini dapat memberi manfaat pada lebih dari 15.000 Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di seluruh Asia sebelum akhir 2022.

Menurut DBS Digital Readiness Survey1, 97% bisnis di Asia-Pasifik mengisyaratkan bahwa mereka menghadapi tekanan eksternal untuk melakukan transformasi digital. Meningkatnya kerumitan rantai pasokan menjadi salah satu faktor pendorong perubahan. Kendati demikian, kecepatan perubahan di lingkungan makro dan bisnis, ditambah dengan tingginya biaya untuk mengadopsi teknologi baru, tetap menjadi hambatan digitalisasi yang sering dijadikan alasan.

Guna mendukung bisnis beradaptasi dengan situasi yang terus berubah, ditandai dengan gangguan perdagangan yang berkepanjangan dan ketegangan geopolitik, DBS akan meluncurkan lima kemitraan platform baru pada 2022. Platform ini akan memiliki kemampuan pembiayaan rantai pasokan dan digital terintegrasi yang diharapkan dapat bermanfaat bagi UKM di seluruh Singapura, Hongkong, Tiongkok, India, dan Indonesia sebelum akhir tahun ini. Sektor yang akan diuntungkan oleh peluncuran platform digital ini termasuk e-commerce, logistik, dan komoditas. Sejak 2017, DBS telah meluncurkan 12 kemitraan platform digital dengan kemampuan pembiayaan dan pembayaran digital terintegrasi.

Raof Latiff, Group Head of Ecosystems DBS, mengatakan, “Perusahaan dari semua sektor dan skala merasakan tekanan yang semakin meningkat untuk mengikuti perkembangan digital terbaru seraya berupaya mengatasi gangguan rantai pasokan global dan hambatan ekonomi yang sedang berlangsung. Untuk meringankan sebagian dari beban ini, kami terus memanfaatkan rangkaian besar solusi digital kami guna memberikan solusi pembiayaan terintegrasi dalam membantu bisnis mengatasi tantangan dan memperkuat ketahanan bisnis mereka.”

Wei-Li Tuomela, Vice President, Stora Enso Oyj, solusi terbarukan global terkemuka yang berlokasi di Finlandia mengatakan, “Menjalani masa pandemi, DBS mengambil langkah untuk mempercepat penerapan saluran pembiayaan digital bagi pemasok kami. Kecepatan penawaran pembiayaan kepada pemasok kami serta kemudahan untuk bergabung secara digital dalam keseluruhan prosesnya juga membantu meringankan tantangan saat gangguan perdagangan mencapai puncaknya.” 

Saat ini, DBS bermitra dengan perusahaan anchor (perusahaan berbasis teknologi tinggi berkualifikasi) besar dan mapan di berbagai sektor, termasuk teknologi, media dan telekomunikasi, pakaian, produk konsumen, makanan dan pertanian, serta otomotif dan logistik, guna memberikan pilihan pembiayaan digital kompetitif ke jaringan pemasok dan atau distributor mereka melalui platform perdagangan digital. Pada 2021, DBS merangkul 45 anchor baru serta lebih dari 5.000 pemasok dan distributor melalui platform digital.

Sebagai bukti relevansi dari solusi pembiayaan digital DBS, lebih dari sembilan dari sepuluh transaksi keuangan rantai pasokan bank di seluruh Asia pada tahun lalu dilakukan melalui platform digital. Melalui upaya ini, DBS mencatat pertumbuhan pendapatan yang kuat dari ekosistem perdagangan, meningkat dua kali lipat secara tahunan pada 2021.

DBS juga menawarkan same-day supplier onboarding sejak 2019, sebuah proses pendaftaran pemasok ke dalam sistem perusahaan pada hari yang sama secara digital. Kemampuan digital lain, seperti, pinjaman intuitif (atau dipersonalisasi), manajemen kas dan layanan pembiayaan perdagangan, serta solusi valuta asing, juga memungkinkan bank untuk menyediakan pengalaman yang lebih disesuaikan dan mulus bagi nasabah korporasi.

Upaya kolektif ini sejalan dengan strategi bank untuk lebih mengatalisasi pengembangan dan adopsi platform perdagangan digital serta solusi pembiayaan digital dalam satu kemasan di seluruh industri untuk meningkatkan ketahanan rantai pasokan.


[Selesai]

 

Tentang DBS

DBS adalah grup jasa keuangan terkemuka di Asia, dengan kehadiran di 18 pasar, berkantor pusat dan terdaftar di Singapura. DBS berada dalam tiga sumbu pertumbuhan utama Asia: Tiongkok, Asia Tenggara, dan Asia Selatan. Peringkat kredit "AA-" dan "Aa1" DBS termasuk yang tertinggi di dunia.

DBS dikenal dengan kepemimpinan globalnya, dinobatkan sebagai “World's Best Bank” oleh Euromoney, “Global Bank of the Year” oleh The Banker dan “Best Bank in the World” oleh Global Finance. DBS berada di garis terdepan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk membentuk masa depan perbankan, yang terpilih sebagai “World’s Best Digital Bank” oleh Euromoney dan “Most Innovative in Digital Banking” di dunia oleh The Banker. Selain itu, DBS mendapatkan penghargaan  “Safest Bank in Asia”  dari Global Finance selama 13 tahun berturut-turut sejak 2009 hingga 2021.

DBS menyediakan berbagai layanan lengkap untuk Nasabah, UKM, dan juga perbankan korporasi. Sebagai bank yang lahir dan dibesarkan di Asia, DBS memahami seluk-beluk berbisnis di pasar paling dinamis di kawasan itu. DBS bertekad membangun hubungan langgeng dengan nasabah dan berdampak positif terhadap masyarakat melalui dukungan wirausaha sosial dengan cara bank Asia. DBS juga mendirikan yayasan dengan dana senilai SGD50 juta untuk memperkuat upaya tanggung jawab sosial perusahaan di Singapura dan di seluruh Asia.

Dengan jaringan operasional ekstensif di Asia dan menitikberatkan pada keterlibatan dan pemberdayaan stafnya, DBS menyajikan peluang karir menarik. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.dbs.com.