Saat menjadi pembawa acara, yang menentukan alur dari pembicaraan dan acara adalah kita. Bagaimana kita membawa audiens untuk menikmati acara dari awal hingga akhir. Jadi, pastikan kita tahu apa yang akan dibicarakan dan bagaimana menyambungkannya ke pembicaraan selanjutnya.
Public speaking pada dasarnya bukan tentang kita, melainkan audiens. Sebelum mulai memandu sebuah acara, ada baiknya jika kita mengenal audiens kita dengan baik terlebih dahulu dan mengizinkan audiens untuk merasa “kenal” dan “dekat” dengan kita. Sehingga, para audiens akan merasa nyaman dan relevan selama acara.
Sebagai pembawa acara, tugas kita adalah menyampaikan pesan dari acara yang sedang berlangsung. Untuk itu, buatlah topik dari pembicaraan yang tidak terlalu bertele-tele dan keluar dari topik. Singkat, padat, dan jelas!
Selain harus mengenal audiens, beberapa hal penting lainnya yang mesti diperhatikan adalah pembawaan diri, materi yang matang, ketepatan berbicara, gaya bahasa, dan busana. Pastikan semuanya cocok dan sejalan dengan acara yang berlangsung.
Terakhir, agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi, sangat penting untuk mempersiapkan diri kita dengan matang! Siapkan diri minimal satu minggu sebelum acara berlangsung, seperti memahami acara yang dipandu, audiens yang menonton, dan topik pembicaraan. Siapkan catatan kecil dan berlatih apa saja yang akan dibicarakan nanti, sehingga diri akan merasa lebih aman dan tenang.
“Pada dasarnya semua bentuk komunikasi seperti, berbicara dengan orang lain di kehidupan sehari-hari, memesan makanan, mengobrol dengan teman, merupakan bentuk public speaking. Tujuan dari public speaking itu sendiri adalah menyampaikan informasi (to inform), mempengaruhi (to influence), dan menghibur (to entertain). Lebih dari itu, selain pesan dari acara yang penting untuk kita sampaikan, penting juga bagi kita, pemandu acara, untuk menyampaikan apa yang kita rasakan karena pada akhirnya yang penonton atau audiens ingat saat mereka keluar ruangan acara adalah rasa atau kesan apa yang kita tinggalkan,” ujar Associate Facilitator Talkinc, Dave Hendrik.
Selain kelas public speaking dengan Talkinc, akan ada kelas online menulis dengan Tempo Institute; kelas fotografi dengan Timur Angin, fotografer kawakan Tanah Air yang memiliki spesialisasi di bidang foto human interest; hingga kelas tentang practice finance untuk pengusaha, yang akan dilaksanakan setiap bulan sepanjang tahun. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal kelas-kelas online dan kegiatan Live More Society yang lainnya dapat diperoleh di situs Live More Society. “Tidak hanya kegiatan perbankan, kami berkomitmen untuk memberdayakan nasabah, komunitas, dan masyarakat Indonesia dengan dengan memberikan solusi dalam bentuk berbagai kegiatan yang relevan, inovatif, resourceful, dan menarik untuk mengembangkan diri mereka sesuai dengan kebutuhan,” tutup Mona Monika.
[END]
Tentang DBS
DBS adalah grup jasa keuangan terkemuka di Asia, dengan kehadiran di 18 pasar, berkantor pusat dan terdaftar di Singapura, DBS berada dalam tiga sumbu pertumbuhan utama Asia: Cina, Asia Tenggara, dan Asia Selatan. Peringkat kredit "AA-" dan "Aa1" DBS termasuk yang tertinggi di dunia.
Dikenal dengan kepemimpinan globalnya, DBS dinobatkan sebagai “World’s Best Bank” oleh Euromoney, “Global Bank of the Year” oleh The Banker dan “Best Bank in the World” oleh Global Finance. DBS berada di garis terdepan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk membentuk masa depan perbankan, yang terpilih sebagai “World’s Best Digital Bank” oleh Euromoney. Selain itu, DBS telah mendapatkan penghargaan “Safest Bank in Asia” dari Global Finance selama 12 tahun berturut-turut sejak 2009 hingga 2020.
DBS menyediakan berbagai layanan lengkap untuk nasabah, SME dan juga perbankan perusahaan. Sebagai bank yang lahir dan dibesarkan di Asia, DBS memahami seluk-beluk berbisnis di pasar paling dinamis di kawasan. DBS bertekad membangun hubungan langgeng dengan nasabah, dan berdampak positif terhadap masyarakat melalui dukungan perusahaan sosial dengan cara bank-bank Asia. DBS juga telah mendirikan yayasan dengan total dana senilai SGD50 juta untuk memperkuat upaya tanggung jawab sosial perusahaan di Singapura dan di seluruh Asia.
Dengan jaringan operasional ekstensif di Asia dan menitikberatkan pada keterlibatan dan pemberdayaan stafnya, DBS menyajikan peluang karir yang menarik. DBS mengakui gairah, tekad, dan semangat 29.000 karyawannya, yang mewakili lebih dari 40 kebangsaan. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi www.dbs.com.