Foundation

I. Memenuhi Kebutuhan Dasar
  1. FEAST! (Flores Empowerment for Agriculture Sustainability and Transformation) powered by DBS Foundation dan Humanis

    Tujuan program untuk meningkatkan produktivitas 80,000 petani skala kecil, termasuk perempuan, serta meningkatkan akses nutrisi dan keragaman pangan para petani dan 20,000 anggota keluarga mereka. Program dilaksanakan di 8 Kabupaten di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur selama 3 tahun (Februari 2025 - Januari 2028).

  2. Anak Sehat dan Cerdas powered by DBS Foundation dan UNICEF Indonesia

    Tujuan program untuk meningkatkan nutrisi dan kualitas pendidikan 2500 anak dengan mengintegrasikan ke program di sekolah dasar dan PAUD bekerja sama dengan 2500 orang tua, 150 tenaga pendidik serta 120 pemerintah aparat pemerintah lokal dan pemangku kepentingan. Lokasi program di Nusa Tenggara Timur selama 2 tahun (Januari 2025 - Desember 2026).

    More information about Providing Essential Needs, click link below:
    Providing Essential Needs | DBS Foundation

II. Mendorong Inklusi
  1. Coding Camp powered by DBS Foundation dan Dicoding

    Tujuan program untuk menciptakan talenta digital di Indonesia dengan memberikan beasiswa pelatihan coding gratis bagi 130,000 bagi kaum muda di seluruh Indonesia termasuk kelas intensif bagi pelajar SMK, mahasiswa, pengajar demi meningkatkan talenta kaum muda dan kesiapan kerja lebih baik di sektor digital. Pelatihan dilengkapi soft skills dan literasi keuangan dengan melibatkan staf Bank DBS sebagai relawan instruktur. Tiga (3) pilihan kelas: AI Engineering, Data Science, Full Stack Web Development. Durasi program 2 tahun (November 2024 - Oktober 2026).

  2. She Can programme powered by DBS Foundation and The Asia Foundation

    Tujuan unutk mengakselerasi literasi dan inklusi keuangan 80.000 perempuan rentan di Provinsi Kalimantan Barat untuk meningkatkan kesehatan keuangan mereka dan keuangan keluarga. Durasi program 3 tahun (Nov 2024 - Juli 2027).

  3. You Rise Programme powered by DBS Foundation and Plan Intenational Indonesia

    Tujuan untuk meningkatkan kesehatan keuangan dan kesiapan kerja 100.000 kaum muda rentan (usia 18–29 tahun) termasuk perempuan muda dan kaum muda dengan disabilitas, melalui serangkaian pelatihan soft skill & job readiness, perencanana keuangan dan pelatihan teknis.
    Program dilaksanakan di Jabodetabek, Medan, dan Surabaya selama 2 tahun (Oktober 2025 - September 2027).

  4.  Financial Inclusion for Women Micro Entrepreneurs

    Tujuan untuk meningkatkan ketahanan dan kesehatan keuangan 40.000 perempuan pelaku/pengelola usaha mikro melalui serangkaian pelatihan dan pendampingan tentang pengelolaan keuangan untuk usaha, layanan dan produk jasa keuangan, dan pemasaran digital.

    Program dilaksanakan di Medan, Semarang dan Surabaya selama 2 tahun (Oktober 2025 - September 2027).

    More information about Fostering Inclusion, click link below:
    Fostering Inclusion | DBS Foundation

Handbook Wirausaha Sosial

Berani Jadi Wirausaha Sosial? & Profit, Untuk Misi Sosial


Kewirausahaan sosial merupakan sebuah konsep bisnis yang melibatkan masyarakat dan kaum marjinal dalam upaya pengembangan keterampilan dan peningkatan kesejahteraan dengan bersama-sama menggerakan usaha yang menghasilkan keuntungan, namun diimbangi dengan dampak positif yang diciptakan. Banyak permasalahan sosial yang terbantu dengan munculnya wirausaha sosial, mulai dari lapangan pekerjaan sampai menjaga lingkungan. Metode bisnis seperti itu yang ikut menggerakan roda perekonomian berkelanjutan.

Membangun bisnis sosial tidak mudah dan masih banyak yang belum familiar dengan definisi, kriteria bahkan model bisnis yang dilakukan sehingga menjadikannya wirausaha sosial. Selain itu, pemahaman masyarakat tentang kewirausahaan sosial bisa dikatakan cukup rendah dan salah kaprah. Oleh karena itu, Bank DBS Indonesia menggandeng UKM Center Universitas Indonesia untuk membuat sebuah buku panduan yang diharapkan mampu memberikan edukasi yang tepat untuk para wirausaha sosial serta pelaku bisnis lain di Indonesia. Di dalam buku elektronik ini terdapat berbagai informasi dan edukasi tentang wirausaha sosial serta langkah-langkah dan tips untuk menjadi pelaku bisnis yang baik.

Pada tahun 2016, DBS Foundation meluncurkan buku berjudul “Berani jadi Wirausaha Sosial” dengan tujuan masyarakat dan para pelaku bisnis dapat mempelajari semua hal dari A sampai Z tentang wirausaha sosial. Buku pertama ini telah diunduh sebanyak 400,000. Tidak berhenti sampai disitu, di tengah masa pandemi ini DBS Foundation kembali meluncurkan seri lanjutannya yang dinamakan “Profit Untuk Misi Sosial” dimana buku ini mengupas lebih dalam seluk beluk bisnis dan bagaimana menyeimbangkannya dengan dampak agar perusahaan dapat lebih berkembang, terutama pada saat ini.

Jangan ragu lagi, segera unduh buku-buku ini sekarang! Bersama DBS Foundation, kita #DBSDukungBisnisSosial


Unduh Buku Berani Jadi wirausaha Sosial?
Unduh Buku Profit, untuk Misi Sosial

 

Wirausaha Sosial 2024

Adena Coffee

Wirausaha sosial yang memberdayakan komunitas petani kopi di wilayah-wilayah produksi kopi di Indonesia, dengan mempromosikan praktik-praktik berkelanjutan, pembangunan ekonomi, dan pelestarian ekologi sekaligus memproduksi kopi berkualitas tinggi untuk pasar global. Dana hibah digunakan untuk meningkatkan produksi kopi dan memberdayakan 500 petani kecil dengan mendirikan pusat komunitas dan laboratorium kopi, serta mempromosikan agroforestri, pelatihan untuk membantu petani meningkatkan hasil panen kopi.

Java Fresh

Wirausaha sosial fokus pada ekspor buah tropis Indonesia ke 23 negara di seluruh dunia, memberikan dampak pada kehidupan petani kecil dan perempuan rentan di daerah pedesaan melalui inklusi keuangan. Dana hibah digunakan untuk pengembangan riset, peningkatan fasilitas produksi, perekrutan dan pemberdayaan petani, serta penguatan kapasitas petani untuk memenuhi standar kualitas global.

Aliet Green

Wirausaha sosial untuk memberdayakan perempuan, petani kecil, dan masyarakat sekitar dengan mengadvokasi praktik-praktik agroforestri yang berkelanjutan. Dana hibah digunakan untuk mengembangkan perangkat lunak rantai pasokan, mempromosikan praktik pertanian berkelanjutan dan melengkapi para petani dengan peralatan dan perlengkapan untuk praktik organik regeneratif. Aliet Green juga membentuk dana Fairtrade untuk meningkatkan kehidupan petani dan komunitas mereka dalam aspek pendidikan, kesehatan, dan lain-lain.

Gandeng Tangan

Wirausaha sosial yang memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia melalui penyediaan beberapa produk pembiayaan, terutama kredit produktif, mulai dari kredit mikro, modal kerja, dan pembiayaan rantai pasok produktif untuk UMKM. Dana hibah digunakan untuk pengembangan alat literasi keuangan interaktif yang didukung oleh AI demi meningkatkan keterlibatan pengguna, meningkatkan akuisisi pelanggan, dan mempromosikan pendidikan keuangan untuk UMKM.

Komodo Water

Wirusaha sosial yang berfokus pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, dengan keahlian dalam bidang air, energi, dan isu-isu lingkungan, serta menyediakan air bersih bagi komunitas masyarakat di daerah pesisir pedesaan yang terpencil. Dana hibah DBS Foundation digunakan untuk memperluas layanan ke lokasi baru dan meningkatkan kapasitas produksi serta menyediakan akses air bersih bagi komunitas masyarakat pesisir pedesaan.

Info lebih lanjut tentang DBSF Foundation Grant Program

https://www.dbs.com/foundation/grants.html
Wirausaha Sosial 2023

Sukkha Citta

SukkhaCitta memiliki misi untuk membawa kerajinan tekstil warisan Indonesia ke abad ke-21 - dengan cara yang memberdayakan komunitas perempuan adat dan meregenerasi lingkungan mereka. Dinobatkan sebagai yang Terbaik untuk Dunia oleh B Corp pada 2022, mereka menciptakan dampak positif melalui rantai pasokan farm-to-closet yang telah meraih penghargaan, salah satunya adalah pemenang DBSF Grant Program tahun 2018 dan 2022.

Dimulai di Tuban, Jawa Timur, Dana Hibah dari DBSF digunakan mendanai riset SukkhaCitta untuk mengembalikan penanaman kapas regeneratif ke bagian timur Indonesia, ke beberapa daerah termiskin di negara ini yang sudah merasakan dampak perubahan iklim.

Dengan bantuan dari DBSF, Sukkha Citta dapat mengidentifikasi varietas kapas dan sistem pertanian serta tumpang sari yang paling cocok untuk setiap wilayah dan menghasilkan hasil terbaik bagi petani lokal. Akhirnya, hibah DBSF memungkinkan mereka untuk meningkatkan kapasitas komunitas tenun mereka, di mana mereka sebagian memproses kapas dan mengubahnya menjadi kain dan akhirnya pakaian yang sustainable.


Bersama DBSF, Sukkha Citta telah menciptakan ruang untuk bereksperimen menggabungkan kapas regeneratif dengan bahan lain untuk memenuhi kebutuhan pasar dan ultimately, menjaga permintaan jangka panjang untuk petani kapas sehingga kesejahteraan petani kapas dapat terjamin.

Temui Mama Yundri, salah satu Ibu SukkhaCitta di Timor Barat yang melindungi tanah kita melalui ilmu adat mereka. Perempuan seperti dialah yang telah kami dukung melalui program Hibah DBSF.


DuAnyam

Du’Anyam adalah perusahaan Kewirausahaan Sosial Terdepan di Indonesia berbasis kerajinan, memiliki Sistem Rantai Pasok yang kuat, dan terintegrasi dengan komunitas pedesaan.

Du’Anyam memenangkan dana hibah dari DBSF pada tahun 2017 untuk menjadi katalis dengan mengembangkan platform grosir online B2B dan untuk meningkatkan kapasitas produksi Duanyam. Inovasi ini memungkinkan produk tenun Lontar Du’Anyam dijual di 52 negara, termasuk di ritel furnitur global. Produk-produk Duanyam juga menjadi merchandise resmi untuk Asian Games 2023.

Hingga saat ini Duanyam berhasil memberdayakan lebih dari 1.400 perempuan di 30 desa terpencil di Nusa Tenggara Timur, memberikan mereka peluang ekonomi yang signifikan. Bersama DBS Foundation, Duanyam juga berhasil melakukan ekspor perdana dari Flores, membuka akses pasar internasional yang lebih luas untuk produk tenun Lontar.

Selain itu, lebih dari 300 beasiswa telah didistribusikan kepada anak-anak dari perempuan yang terlibat dalam usaha ini, membantu mereka untuk mengakses pendidikan yang lebih baik.

Prestasi Duanyam juga diakui secara luas, dengan memenangkan CECT Sustainability Award untuk kategori social enterprise industri kreatif terbaik pada tahun 2019 dan juga DBSF Honouree tahun 2024. Semua pencapaian ini menunjukkan bagaimana Duanyam terus berkembang sebagai pemimpin dalam pemberdayaan perempuan dan pelestarian budaya melalui inovasi yang berkelanjutan.


Waste4Change

“Ketika saya melihat berita tentang masalah sampah di Jakarta, saya tiba-tiba menyadari bahwa ini adalah kodenya, sinyalnya (untuk bertindak). Saya tahu bahwa di dalam diri saya ada minat dan energi untuk menjadi bagian dari solusi,” Mohamed Bijaksana Junerosano, Founder.


Waste4Change memenangkan dana hibah dari DBSF Grant Programme pada tahun 2020 dan juga dianugerahi sebagai salah satu dari 10 DBSF Honouree pada tahun 2024.  Dengan dukungan dari DBS Foundation Grant telah menjadi katalis pertumbuhan signifikan dengan pencapaian-pencapaian berikut

  • Pertumbuhan Mitra Daur Ulang: Mengalami peningkatan lebih dari 10 kali lipat, dari 50 mitra menjadi 500 mitra.
  • Pengurangan Sampah: Berhasil mengurangi lebih dari 10.000 ton sampah per tahun.
  • Ekspansi Operasi: Dari hanya 2 kota, kini berkembang menjadi 10 kota di Indonesia.
  • Pelatihan dan Pemberdayaan: Melatih lebih dari 550.000 orang tentang pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan meningkatkan pendapatan 918 pemulung.
  • Pendapatan yang Meningkat Pesat: Pendapatan bulanan tumbuh lebih dari 10 kali lipat antara tahun 2021 hingga 2023.


Waste4Change juga menjadi vendor pengelolaan sampah untuk semua kantor DBS di Indonesia, menunjukkan implementasi praktik keberlanjutan yang nyata.

Dengan pendekatan inovatif dan berkelanjutan, Waste4Change terus berkontribusi pada masa depan yang lebih hijau dan mendukung kesejahteraan masyarakat rentan di Indonesia.


MYCL

MYCL adalah start-up bioteknologi yang mengembangkan kulit vegan ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan industri fashion dan konstruksi. Dengan memanfaatkan teknologi mycelium yang inovatif, MYCL mengolah mycelium, yaitu struktur benang dari jamur, yang ditumbuhkan dari limbah pertanian. Material ini dihasilkan menjadi bahan serbaguna yang dapat diubah menjadi berbagai produk, seperti jaket, tali jam tangan, dompet, sepatu sneakers, hingga furnitur.


Keunggulan MYCL terletak pada fokusnya terhadap keberlanjutan, yaitu dengan menggunakan bahan baku alami sekaligus mengurangi limbah pertanian. Inovasi ini telah menarik perhatian pasar global, menjadikan MYCL mitra berbagai merek ternama, dan berhasil melakukan ekspansi ke pasar internasional, termasuk Jepang, Singapura, dan Eropa.

Sebagai pelopor dalam bisnis yang berdampak, MYCL telah mendapatkan DBS Foundation Grant Programme pada tahun 2016 dan 2018, yang menjadi pendorong utama dalam pertumbuhan dan keberhasilannya. Pada tahun 2024, MYCL juga menjadi salah satu finalis dalam The EarthShot Prize, sebuah penghargaan bergengsi untuk inovasi berkelanjutan.


Melalui dukungan dari DBS Foundation, MYCL telah menciptakan 65 lapangan kerja hijau baru dan meningkatkan kehidupan 195 petani. MYCL juga telah memperoleh sertifikasi B-Corp, yang menunjukkan komitmennya terhadap standar tinggi dalam tanggung jawab sosial, lingkungan, dan kinerja. Dengan perpaduan teknologi mutakhir dan komitmen terhadap keberlanjutan, MYCL terus menghadirkan solusi inovatif yang mendukung masa depan lebih hijau bagi industri fashion dan konstruksi.

Publikasi Riset DBS Foundation

SHE CAN di Kalimantan Barat

Program SHE CAN Diluncurkan di Kalimantan Barat untuk Memberikan Manfaat bagi 80.000 Perempuan Rentan dengan Keterampilan Ketahanan Finansial

Baca selengkapnya:
https://www.dbs.com/newsroom/The_Asia_Foundation_Didukung_DBS_Foundation_Berdayakan_80000_Perempuan_Rentan_di_Kalimantan_Barat 

Kisah-Kisah Program
''People of Purpose', Bank DBS Indonesia's employee activity to expand social impact through 48,000 hours of volunteerismKlik disini
DBS Foundation awards IDR11.5 billion to 5 social impact companies in Indonesia to promote sustainability & prosperity for vulnerable communitiesKlik disini
The Asia Foundation, supported by DBS Foundation, empowers 80,000 vulnerable women in West KalimantanKlik disini
DBS Foundation x Nafas
DBS Foundation x Nafas x UI Riset Polusi Udara 2025Nafas Terputus di Tengah Polusi: Dampak PM2.5 terhadap Pneumonia pada Balita di Jakarta
DBS Foundation x Nafas x IYCTC Whitepaper - Paparan Tinggi Polusi Udara dari Aktivitas MerokokRuang Tertutup, Risiko Terbuka: Paparan Tinggi Polusi Udara dari Aktivitas Merokok
  
Indonesia Menuju Populasi Menua: Seberapa Siapkah Kita?
DBS FoundationIndonesia tengah memasuki fase transisi demografis signifikan yang akan mempengaruhi kehidupan seluruh generasi. Riset ini mengkaji kesiapan Indonesia menghadapi perubahan demografis dengan mengidentifikasi tantangan, peluang dan kapasitas yang telah dimiliki oleh individu, pemerintah, dunia usaha, perusahaan sosial, dan UMKM. Riset ini bukan hanya mengulas tentang lansia, tetapi bagaimana seluruh lapisan masyarakat siap menjalani kehidupan yang lebih panjang secara sehat, produktif, dan mandiri.

Unduh laporan ini untuk mengeksplorasi temuan utama dan rekomendasi lebih lanjut