Dapatkan informasi seputar aktivitas dan penawaran menarik dari PT Bank DBS Indonesia, dengan mengisi form di bawah ini:
DBS Live More Society

DBS Live More Society

#LiveSmarter

Kripto Makin Hype, Ini 5 Hal Yang Perlu Diketahui Para Newbie

By Admin, 21 Februari 2022 #LiveSmarter

DBS Live More Society - Kripto Makin Hype, Ini 5 Hal Yang Perlu Diketahui Para Newbie

Baca terus sampai bawah, biar auto-paham sama mata uang digital yang lagi populer ini.-

Siapa yang belakangan ini sering banget mendengar kata kripto atau cryptocurrency? Kamu enggak sendirian. Rasanya kripto memang seperti ada di mana-mana. Di media sosial, di televisi, diomongin sama selebriti, sampai di tongkrongan pun pembahasan mengenai mata uang virtual ini sering muncul. Terutama setelah banyak kisah orang-orang yang sukses meraup cuan dari investasi kripto. Namun, tak semua orang bisa dengan mudah memahami apa itu kripto. Nah, untuk para newbie, ini adalah beberapa hal basic yang perlu diketahui seputar kripto biar auto-paham.

#1 Apa itu kripto?
DBS Live More Society
Forbes mendefinisikan kripto sebagai mata uang digital yang terdesentralisasi. Maksud dari terdesentralisasi adalah kripto tidak dikelola serta diatur oleh pemerintah dan bank, atau otoritas pusat lainnya. Tidak seperti uang rupiah, kripto bukanlah uang yang bisa kita simpan di dompet atau dimasukkan ke mesin ATM. Kripto sepenuhnya online dan dibangun di atas teknologi yang disebut blockchain.

Kebanyakan orang berinvestasi pada kripto seperti yang mereka lakukan pada aset lain, seperti saham atau logam mulia. Meskipun kripto adalah jenis aset baru yang menarik, membelinya tanpa pemahaman yang mendalam, bisa berisiko. Soalnya, kita harus melakukan banyak penelitian untuk sepenuhnya memahami cara kerja setiap sistem.

Meski disebut mata uang, menurut kajian Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), aset kripto di Indonesia tidak dapat digunakan sebagai alat pembayaran, melainkan sebuah alat investasi yang dapat dimasukan sebagai barang dagangan yang dapat diperjualbelikan di bursa berjangka.

#2 Cara bekerja kripto
DBS Live More Society
Transaksi kripto dikirim dan dikonfirmasi oleh jaringan blockchain. Blockchain sendiri merupakan buku besar terdistribusi terbuka yang mencatat transaksi dalam kode. Dalam praktiknya, ini seperti buku cek yang didistribusikan ke banyak komputer di seluruh dunia. Dengan blockchain, setiap orang yang menggunakan cryptocurrency memiliki salinan buku ini sendiri untuk membuat catatan transaksi terpadu. Software mencatat setiap transaksi baru saat itu terjadi, dan setiap salinan blockchain diperbarui secara bersamaan dengan informasi baru, menjaga semua catatan tetap sama persis dan akurat.

“Bayangkan sebuah buku di mana Anda menuliskan semua yang Anda belanjakan setiap hari,” kata Buchi Okoro, CEO dan salah satu pendiri pertukaran mata uang kripto Afrika Quidax, pada Forbes.com. “Setiap halaman mirip dengan blok, dan seluruh buku, sekelompok halaman, adalah blockchain.”

Masih belum mengerti? Lavinia Osbourne, pendiri dan pembawa acara “Women in Blockchain Talks”, menjelaskan analogi blockchain lainnya. "Ketika kamu mengirim email, kamu membutuhkan internet. Jika internet tidak berfungsi, kamu dapat menulis email itu, tetapi tidak dapat mengirimnya. Sama halnya dengan kripto dan blockchain: kamu memerlukan teknologi untuk mengirimnya," jelasnya.

Baca Juga: 7 Trik Penting Melindungi Data Pribadi Dari Cyber Crime

#3 Aset kripto yang berlaku di Indonesia
DBS Live More Society
Tanggal 17 Desember 2020, di Indonesia, diberlakukan Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Nomor 7 Tahun 2020 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Dapat Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto. Tedapat 229 aset kripto yang diizinkan untuk diperjualbelikan di dalam negeri. Ini artinya, Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) resmi memberikan izin perdagangan kripto di Indonesia.

Selain Bitcoin, yang mungkin sudah tidak asing di telinga kita, aset kripto lainnya yang berlaku di Indonesia adalah Ethreum, Tether, Xrp/ripple, Bitcoin cash, Binance coin, Litecoin, Tezos, Stellar, Neo, Cosmos, dan masih ada lagi ratusan lainnya.

#4 Perbedaan kripto dengan NFT
DBS Live More Society
Selain kripto, NFT (Non-fungible token) juga lagi hits banget setelah Ghozali Everyday menjadi viral karena menjual selfie-nya di OpenSea dan terjual hingga miliaran rupiah. Fenomena ini bikin tren NFT jadi meningkat di Indonesia. Menurut Forbes, uang fisik di cryptocurrency nilainya setara, artinya mereka dapat diperdagangkan atau ditukar satu sama lain.

Sementara NFT, berbeda. Setiap aset NFT dibuat hanya satu kali dan tidak bisa ditukar atau diperdagangkan dengan NFT lainnya. Masing-masing NFT memiliki tanda tangan digital yang membuat nilainya berbeda satu sama lain. Yang berarti, satu klip NFT tidak memiliki nilai sama dengan satu klip NFT lainnya. Dengan kata lain, NFT adalah aset digital yang satu-satunya dimiliki oleh kita. Langkah pertama kalau ingin membuat NFT, kita harus punya crypto wallet dulu. Setelah itu kemudian memilih marketplace untuk menjual karya, contohnya di OpenSea.

#5 Bukan investasi jangka panjang
DBS Live More Society
Kalau tertarik untuk memilikinya, para pakar menyarankan, mulailah dari yang kecil atau murah untuk memperkecil potensi kerugian. Kita bisa membelinya melalui aplikasi kripto, seperti Tokocrypto, Pintu, Indodax, Luno, dan Zipmex. Namun, pastikan platform jual beli kita telah memiliki izin dan diawasi oleh Bappebti. Setelah itu, penting untuk mengetahui ketersediaan koin di platform perdagangan kripto agar dapat mengantisipasi kalau-kalau produk kripto yang dijual hanyalah bersifat sementara, bukan produk yang berjenjang. Untuk investor newbie, akan lebih baik untuk berkonsultasi pada ahlinya.

Banyak pakar juga yang mengatakan bahwa kripto, meski ia adalah aset investasi yang menarik dan bisa menguntungkan, tapi bukanlah investasi jangka panjang yang menjanjikan. Nilainya yang fluktuatif amat berisiko jika kita pilih sebagai investasi. Kripto yang kita punya sekarang, nilainya bisa naik, atau malah jatuh parah besok pagi. Harganya bisa naik sampai ratusan persen dalam jangka waktu 1-2 hari. Begitu pula dengan penurunan harganya yang ekstrem. Jadi, selama kita menyimpan aset kripto tersebut, kita hanya bisa berharap pada harganya yang akan menjadi lebih mahal dari saat kita membelinya.

Kalau mau investasi jangka panjang yang aman, lebih baik yang sudah jelas menguntungkan saja, seperti reksa dana, obligasi, dan deposito. Kabar baiknya, digibank by DBS punya bermacam produk investasi yang aman mudah dimiliki, dan sudah pasti berkelanjutan. Diam-diam, uang kita bisa bertambah. Penasaran? Cek keterangan lengkapnya di sini, yuk.-

Cek Artikel lainnya
Anti Ribet, Ini Cara Lapor Pajak Secara Online
#LiveSmarter6 Maret 2020

Anti Ribet, Ini Cara Lapor Pajak Secara Online

Tak terasa, kita sudah harus kembali mengisi Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak penghasilan per orangan. Wajib diketahui bahwa akhir pelaporan surat akan berakhir pada 31 Maret 2020.

Read more
Susah Menabung, Coba Pakai Cara Ini Agar Uangmu Melimpah
#LiveSmarter6 Maret 2020

Susah Menabung, Coba Pakai Cara Ini Agar Uangmu Melimpah

Menabung memang bukan hal yang mudah, tapi bukan berarti jadi sesuatu yang mustahil. Tentunya semua orang ingin meningkatkan kondisi finansialnya tahun ini.

Read more
Tahun Baru, Kerjaan Baru. Ini Caranya Biar CV Kamu Dilirik
#LiveSmarter3 Februari 2020

Tahun Baru, Kerjaan Baru. Ini Caranya Biar CV Kamu Dilirik

Momen awal tahun biasanya jadi waktu yang tepat untuk melamar pekerjaan. Nah, siapa tahu kamu akhirnya bisa diterima di kantor impian. Caranya tentu dengan melampirkan CV yang baik dan menarik.

Read more