banner

6 Kesalahan Fatal Renovasi Rumah yang Paling Sering Terjadi

Perhaps home is not a place but simply an irrevocable condition.”  ― James Baldwin

Ya, dari kutipan tersebut kita bisa menyimpulkan bahwa kenyamanan hidup dimulai dari rumah yang nyaman dan melakukan renovasi rumah menjadi hal yang penting untuk mewujudkannya. Melakukan renovasi rumah dapat menjadi sebuah kegiatan yang menyenangkan. Namun, baik dari segi perencanaan maupun pengerjaannya, dapat menguras banyak pikiran. Untuk itu, sebelum merencanakan renovasi rumah, ada baiknya ketahui dulu enam kesalahan fatal yang sering terjadi berikut ini agar renovasi rumah Anda berjalan lancar.

Membeli bahan baku murah

1. Membeli bahan baku murah

Demi mencapai hasil yang diinginkan, seringkali faktor kualitas bahan diabaikan. Memilih bahan dengan harga yang murah untuk renovasi rumah memang tidak ada salahnya, tapi apakah Anda siap dengan risiko yang akan terjadi di kemudian hari? Steve Watson, presenter reality show “Don’t Sweat It”, mengatakan salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan dalam renovasi rumah adalah membeli bahan yang murah. Padahal, Anda akan mendapatkan apa yang Anda bayar. Dengan menggunakan bahan-bahan yang murah dan kurang berkualitas, hasil yang diperoleh juga kurang memuaskan dan bukan tidak mungkin Anda harus melakukan renovasi ulang dalam waktu dekat.

Untuk menghemat pengeluaran, Anda dapat menggunakan bahan bangunan bekas renovasi sebelumnya yang tidak terpakai namun masih layak digunakan. Benda-benda seperti pintu, jendela, dan genteng dapat digunakan ulang dengan memberikan sedikit “touch up” dengan mengecat ulang atau memolesnya dengan pelitur. Meski masih membutuhkan uang untuk melakukan renovasi kecil-kecilan terhadap bahan ini, Anda tetap dapat menghemat biaya. Gunakan juga sisa bahan bangunan seperti marmer bekas untuk mempercantik interior rumah. Jadi lebih kreatif, bukan?

Membuat perhitungan yang tidak tepat

2. Membuat perhitungan yang tidak tepat

Kesalahan kedua yang mungkin dilakukan dalam renovasi rumah adalah membuat perhitungan yang tidak tepat. Nancy Sorianio, mantan editor in chief majalah Country Living, mengatakan bahwa perbedaan ukuran satu inci atau bahkan setengah inci saja dapat membuat perubahan yang signifikan. Jika dimensi yang diukur tidak sama dan simetris, hasil yang diinginkan akan sulit didapat dan Anda harus mengulang renovasi dan hal ini memperbanyak pengeluaran. Nancy menyarankan jika Anda tidak yakin tentang bagaimana mengukur atau mengikuti petunjuk, jangan ragu untuk memanggil seseorang.

Tidak melakukan persiapan matang

3. Tidak melakukan persiapan matang

Seringkali, melakukan persiapkan menjadi hal menjengkelkan.  Sayangnya, hal ini merupakan poin penting dari keseluruhan upaya renovasi rumah. Mulailah dengan memikirkan konsep yang diinginkan, perhitungan biaya, pemilihan bahan yang sesuai, dan hal-hal kecil yang mungkin terjadi. Jangan lupakan pilihan rencana cadangan jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Siapkan segalanya sebaik mungkin, sebab menurut Jim Collins, seorang kontraktor, dengan cara ini Anda dapat menghemat waktu dan uang.

Tidak memperhatikan pencahayaan ruangan

4. Tidak memperhatikan pencahayaan ruangan

Faktor pencahayaan juga kerap kali menjadi hal yang diabaikan. Padahal, faktor ini penting untuk dipertimbangkan dalam renovasi rumah karena berpengaruh pada tingkat kenyamanan dan kesehatan. Perhatikanlah di mana Anda akan menempatkan dinding dan ke mana jendela akan mengarah. Misalnya, letakkan jendela ke arah matahari terbit dari rumah Anda sehingga hangatnya cahaya matahari dapat menerangi ruangan. Melakukan hal ini tidak hanya penting bagi kesehatan, tetapi juga sebagai langkah awal untuk menghemat energi.

Menggunakan cat yang salah

5. Menggunakan cat yang salah

Dalam menentukan warna dan jenis cat yang digunakan, letak ruangan penting untuk dipertimbangkan. Kesalahan dalam pemilihan cat dapat membuat rumah terlihat kusam. Lebih penting lagi, penggunaan warna juga dapat menghidupkan mood tertentu ketika Anda berada di ruangan.

Menggunakan warna yang selaras di seluruh bagian rumah akan membuatnya terlihat cantik. Namun, bermain dengan beberapa warna yang berbeda akan lebih menghidupkan rumah Anda. Tidak harus selalu warna turunan karena akan terlihat membosankan, Anda dapat memilih warna yang berbeda namun tetap senada. Jangan lupa, jika Anda mengecat keseluruhan rumah dengan beberapa warna, seimbangkan juga dengan warna netral seperti putih atau abu-abu. Jenis cat juga penting, sehingga Anda tidak perlu renovasi ulang dalam waktu dekat hanya karena cat yang mudah terkelupas.

Menggunakan tukang atau kontraktor yang salah

6. Menggunakan tukang atau kontraktor yang salah

Setelah memilih bahan yang berkualitas, proses pengerjaan menjadi hal yang penting. Proses ini mungkin tidak Anda lakukan sendiri, oleh sebab itu memilih tukang atau kontraktor yang tepat adalah sebuah keharusan. Pastikan Anda menggunakan jasa dengan reputasi yang telah dipercaya rekam jejaknya dan mampu berkomunikasi dengan baik. Tidak ada salahnya untuk survei bangunan yang pernah dikerjakan oleh kontraktor tersebut, lalu pertimbangkan juga masalah harga yang mungkin Anda keluarkan.

Mengutip pernyataan Jimmy Little, “Jika Anda ingin melakukannya, lakukanlah. Jika belum mampu, tunggulah”. Ini juga berlaku ketika Anda menginginkan sebuah renovasi rumah. Namun, saat ini sudah banyak hal bisa mendukung Anda mewujudkan mimpi tersebut dalam waktu dekat. Salah satunya adalah melalui kredit tanpa agunan dari bank DBS Indonesia. Produk KTA DBS atau Dana Bantuan Sahabat adalah produk yang sesuai untuk membantu pendanaan Anda. Jadi, sekarang tidak perlu ragu saat akan melakukan renovasi rumah.

DBS KTA

 

Live Smart

 Ini Cara Orang Sukses Mengatur Keuangan Pribadi

Ini Cara Orang Sukses Mengatur Keuangan Pribadi

Baca Selengkapnya

Live Awesome

4 Kuliner Jepang Yang Wajib Dicoba
4 Kuliner Jepang Yang Wajib DicobaBaca Selengkapnya

Live Kind

Ingin mengembangkan Wirausaha Sosial? Ketahui 5 Strategi Ini

Ingin mengembangkan Wirausaha Sosial? Ketahui 5 Strategi Ini

Baca Selengkapnya

Live Well

Horseback Riding: Olahraga untuk Mental, Fisik dan Spiritual

Horseback Riding: Olahraga untuk Mental, Fisik dan Spiritual

Baca Selengkapnya

Twitter Feed