Pendapatan Tetap

Obligasi

Investasi dalam obligasi pemerintah membantu pertumbuhan negara kita

Detail sebagai berikut:

Detail Produk

Struktur Obligasi Pemerintah Republik Indonesia

  
PenerbitPemerintah Republik Indonesia
Harga Penawaran100% (seratus per seratus) dari nilai Pokok Obligasi
Nominal Setiap Unit ObligasiRp1.000.000,00 (satu juta rupiah)
Tanggal Pembayaran KuponTergantung kepada seri Obligasi, pembayaran Kupon dilakukan secara periodik pada tanggal-tanggal tertentu yang sudah ditentukan sebelumnya. Dalam hal Tanggal Pembayaran Kupon jatuh pada bukan hari kerja, maka Pembayaran Kupon dilakukan pada hari kerja berikutnya.
Hari kerjaHari pada saat kliring antar bank diselenggarakan di Jakarta
Jumlah Pembayaran Kupon SelanjutnyaJumlah nominal kupon yang dibayarkan tergantung kepada seri Obligasinya. Setiap seri memiliki tingkat kupon yang mungkin berbeda-beda. Jumlah Pembayaran Kupon dibulatkan dalam rupiah penuh, dengan ketentuan apabila di bawah dan sama dengan 50 (lima puluh) sen dibulatkan menjadi nol, sedangkan di atas 50 (lima puluh) sen dibulatkan menjadi Rp1,00 (satu rupiah).
Hak atas Kupon dan atau Pokok ObligasiPihak yang berhak atas pembayaran Pokok dan/atau Kupon adalah Pihak yang tercatat dalam Daftar Pemegang Obligasi pada Bank Indonesia dan Pemilik Penerima Manfaat yang tercatat dalam rekening efek pada Kustodian 2 (dua) hari kerja sebelum tanggal pembayaran bunga dan atau pokok dan/atau kupon Obligasi berhak atas Bunga dan atau Pokok Obligasi.
Pembelian oleh PenerbitPemerintah dapat membeli Obligasi pada harga pasar.Obligasi yang dibeli kembali secara otomatis dinyatakan lunas.
Pelunasan Pokok ObligasiPelunasan Pokok Obligasi dilakukan pada Tanggal Jatuh Tempo sebesar 100% (seratus per seratus) dari Jumlah Pokok Obligasi. Dalam hal Tanggal Jatuh Tempo jatuh pada bukan hari kerja, maka Pelunasan Pokok Obligasi dilakukan pada hari kerja pertama berikutnya.
  
Dijamin oleh pemerintahPembayaran Pokok dan/atau Kupon Obligasi di jamin oleh Pemerintah Negara Republik Indonesia dan dibayarkan pada setiap periode jatuh tempo pembayaran Pokok dan/atau Kupon Obligasi.
Pendapatan tetapNasabah akan memperoleh pendapatan tetap dari Obligasi berupa Kupon yang ditentukan berdasarkan setiap seri Obligasi yang diinvestasikan
Potensi keuntungan dari hargaNasabah berpotensi mendapatkan keuntungan dari selisih harga jika nasabah menjual obligasi yang dimiliki pada harga penjualan yang lebih tinggi dibandingkan harga pada saat pembelian
Pilihan mata uangNasabah dapat memilih obligasi dengan denominasi IDR atau USD
  
Risiko Kredit
  • Nasabah akan terkait pada risiko kredit Republik Indonesia
  • Obligasi bukan merupakan deposito atau tabungan sehingga Obligasi tidak dijamin oleh bank serta tidak termasuk dalam cakupan obyek program penjaminan simpanan
Risiko Suku Bunga
  • Investasi di obligasi dapat dipengaruhi oleh suku bunga yang berlaku. Secara umum apabila suku bunga mengalami kenaikan maka harga obligasi memiliki potensi mengalami penurunan, sebaliknya apabila suku bunga mengalami penurunan maka harga obligasi memiliki potensi mengalami kenaikan
  • Tingkat sensitifitas obligasi akan dipengaruhi oleh jangka waktu obligasi, semakin panjang jangka waktunya maka akan lebih sensitive terhadap pergerakan suku bunga sehingga lebih berfluktuasi dari segi harga
Risiko Perubahan Kondisi Ekonomi dan PolitikPerubahan atau memburuknya kondisi perekonomian dan politik di dalam maupun luar negeri atau perubahan peraturan dapat mempengaruhi perspektif pendapatan yang dapat pula berdampak pada kinerja penerbit obligasi.
Risiko PasarDalam berinvestasi pada obligasi, pemegang obligasi menghadapi risiko pasar akibat menurunnya harga obligasi di pasar sekunder. Pokok investasi dapat berkurang/hilang apabila Obligasi dijual pada saat harganya sedang turun
Risiko Pelunasan lebih AwalDalam hal terjadi pelunasan lebih awal oleh penerbit obligasi, Nasabah dapat memperoleh tingkat pengembalian yang lebih rendah dibandingkan penempatan di awal investasi
Risiko LikuiditasDalam kondisi pasar yang ekstrem, pembelian dan penjualan kembali yang diinstruksikan oleh Nasabah dapat saja tidak terlaksana karena tidak adanya permintaan dan/atau penawaran di pasar sekunder terhadap obligasi yang dimaksud
Risiko Dari Pihak-pihak TerkaitDalam berinvestasi pada obligasi, pemegang obligasi menanggung risiko wanprestasi (default) dari pihak-pihak terkait dalam mekanisme transaksi obligasi
Risiko Perubahan PeraturanPerubahan peraturan terutama terkait dengan perpajakan obligasi dapat mempengaruhi hasil investasi efektif yang diterima oleh Nasabah

 

PERHITUNGAN KUPON OBLIGASI VALUTA ASING

Catatan: Seluruh perhitungan hanyalah ilustrasi. Tanggal-tanggal tidak memperhitungkan hari libur nasional. Angka di bawah ini bukanlah suatu indikasi atas kinerja sesungguhnya ataupun kinerja di masa yang akan datang dari Produk Obligasi.

Asumsi-asumsi:

  • Jumlah Pokok adalah USD 20.000,00
  • Transaksi yang dilakukan adalah INDON dengan tingkat kupon 5.25% dan jumlah pembayaran kupon 2 kali dalam satu tahun dan pembayaran kupon tanggal 17 Januari dan 15 Juli setiap tahunnya
  • Pembelian: tanggal 14 April 2014 dengan tanggal setelmen 17 April 2014

Obligasi dengan denominasi valas memperhitungkan kupon dengan metode perhitungan 30 hari dalam 1 bulan dan 360 hari dalam 1 tahun.

Perhitungan hari berjalan adalah:

BulanJumlah hariKeterangan
Januari131 hari setelah pembayaran kupon hingga akhir Januari dengan mengabaikan tanggal 31
Februari30Pembulatan 30 hari dalam 1 bulan
Maret30Pembulatan 30 hari dalam 1 bulan
April17Jumlah hari dari awal April hingga tanggal setelmen
Jumlah90Hari berjalan sebagai dasar perhitungan kupon

Pada saat pembelian, kupon berjalan dihitung per unit dengan rumus sebagai berikut:

Kupon = Nominal per Unit x Tingkat Kupon x (Hari berjalan/360 hari)

Kupon = USD 20,000 x 5.25% x (90 hari/360 hari)= USD 262,50

PERHITUNGAN KUPON OBLIGASI IDR

 

Catatan: Seluruh perhitungan hanyalah ilustrasi.
Tanggal-tanggal tidak memperhitungkan hari libur nasional. Angka di bawah ini bukanlah suatu indikasi atas kinerja sesungguhnya ataupun kinerja di masa yang akan datang dari Produk Obligasi

Asumsi-asumsi:

  • Jumlah Pokok adalah IDR 100.000.000,00
  • Transaksi yang dilakukan adalah FR0058 dengan tingkat kupon 8.25% dan jumlah pembayaran kupon 2 kali dalam satu tahun dan pembayaran kupon tanggal 15 Juni dan 15 Desember setiap tahunnya
  • Pembelian: tanggal 17 Maret 2014 pada harga 95.00%, dengan hari berjalan 94 hari dan hari aktual 182 hari
  • Penjualan: tanggal 11 Agustus 2014, dengan hari berjalan 59 hari dan hari aktual 183 hari
  • Rumus untuk keuntungan adalah: (Harga jual – Harga beli) x Nominal

Kupon berjalan pada saat pembelian (17 Maret 2014 dengan danggal setelmen 19 Maret 2014)
Pada saat pembelian, kupon berjalan dihitung per unit dengan rumus sebagai berikut:

Kupon = Nominal per Unit x Tingkat Kupon x [Hari berjalan/(Hari aktual x Jumlah pembayaran kupon)]

Kupon = IDR 1,000,000 x 8.25% x [94/(182 x 2)]= IDR 21.304,94 dibulatkan menjadi IDR 21.305

Sehingga, kupon berjalan adalah:

(IDR 100.000.000/IDR 1.000.000) X IDR 21.305 = IDR 2.130.500

Kupon pada saat pembayaran kupon (15 Juni dan 15 Desember setiap bulannya)

Kupon = IDR 1,000,000 x 8.25% x [182/(182 x 2)]= IDR 41.250,00

Sehingga, pembayaran kupon sebelum pajak adalah:

(IDR 100.000.000/IDR 1.000.000) X IDR 41.250 = IDR 4.125.000

SKENARIO 1: HARGA JUAL > HARGA BELI

Nasabah melakukan penjualan pada harga 97.00%, sehingga pengembalian yang diterima Nasabah sebelum pajak adalah:
(97.00% - 95.00%) x IDR 100.000.000,00 = IDR 2.000.000,00
Sehingga nasabah mendapatkan pengembalian sebelum pajak berupa keuntungan sebesar IDR 2.000.000,00 ditambah dengan kupon berjalan

SKENARIO 2: HARGA JUAL = HARGA BELI

Nasabah melakukan penjualan pada harga 95.00%, sehingga pengembalian yang diterima Nasabah sebelum pajak adalah:
(95.00% - 95.00%) x IDR 100.000.000,00 = IDR 0
Sehingga nasabah mendapatkan pengembalian sebelum pajak berupa kupon berjalan

SKENARIO 3: HARGA JUAL < HARGA BELI

Nasabah melakukan penjualan pada harga 94.00%, sehingga kerugian yang diderita Nasabah sebelum pajak adalah:
(94.00% - 95.00%) x IDR 100.000.000,00 = (IDR 1.000.000,00)
Jika kupon berjalan adalah IDR 1.329.900, maka nasabah mendapatkan pengembalian sebelum pajak berupa selisih kerugian dan kupon berjalan (IDR 1.329.900 – IDR 1.000.000 = IDR 329.900)

 

  
Agen PembayarBank Indonesia
Tanggung Jawab Agen PembayarAgen Pembayar secara otomatis mendebet rekening milik Pemerintah di Bank Indonesia atas kewajiban pembayaran Kupon dan Pokok Obligasi yang Jatuh Tempo.
Pada hari yang sama, Agen Pembayar membayar Kupon dan Pokok Obligasi kepada Pihak yang tercatat pada Daftar Pemegang Obligasi.
Kustodian yang tercatat dalam Daftar Pemegang Obligasi pada Bank Indonesia wajib membayar Kupon dan Pokok Obligasi pada hari yang sama kepada Pemilik Penerima Manfaat yang tercatat pada Kustodian tersebut
PerpajakanBerlaku peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan
Pembatasan Investasi Dan KepemilikanTidak ada
Hukum Yang BerlakuHukum Indonesia
Tanggal Penyelesaian transaksi2 (dua) hari kerja setelah transaksi untuk obligasi dengan denominasi IDR, dan 3 (tiga) hari kerja setelah transaksi untuk obligasi dengan denominasi valas dengan merujuk kepada hari libur di Indonesia dan negara asal valuta yang ditransaksikan
Biaya TransaksiBiaya berkenaan dengan pembelian dan penjualan Obligasi sudah termasuk dalam harga Obligasi.
Semua pembayaran Obligasi kepada Nasabah tunduk pada ketentuan perpajakan yang berlaku

Untuk informasi lebih lanjut, klik pada tombol 'Hubungi Saya' di bawah atau hubungi DBS Customer Centre di 1 500 327 atau hubungi Treasures Relationship Anda.

Hubungi Saya
INFORMASI YANG PENTING:
Informasi yang diberikan pada Lembar Ringkasan ini ditujukan hanya sebagai informasi semata dan tidak berkaitan dengan tujuan investasi tertentu, keadaan keuangan dan kebutuhan khusus dari orang tertentu. Sangat disarankan bagi Investor untuk mencari nasihat dari penasihat keuangan dengan memperhitungkan tujuan spesifik investasi mereka, kondisi pasar, keadaan keuangan dan kebutuhan khusus dan mana yang dapat diterapkan, faktor-faktor risiko yang terkandung dalam dokumen penawaran produk terkait, sebelum membuat setiap keputusan investasi. Kecuali disebutkan sebaliknya, produk ini bukan simpanan bank atau kewajiban atau dijamin atau diasuransi oleh PT Bank DBS Indonesia (“DBSI”), serta bukan merupakan simpanan yang dijamin oleh program penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (“LPS”) dan mengandung risiko investasi termasuk kemungkinan kerugian atas jumlah pokok yang diinvestasikan. Informasi yang diberikan di bawah ini dapat mengandung proyeksi atau prakiraan tentang kejadian di masa yang akan datang atau kinerja keuangan suatu negara, pasar atau perusahaan di masa yang akan datang. Pernyataan ini hanyalah sebuah prediksi dan kejadian atau hasil sebenarnya dapat berbeda secara material. Setiap pendapat atau perkiraan yang terdapat disini dibuat secara umum, dan dapat berubah tanpa pemberitahuan dan dapat mencakup sejumlah asumsi yang mungkin menjadi tidak berlaku, dan tidak untuk dijadikan sebagai nasihat profesional oleh pembacanya. Meskipun informasi yang ada disini diperoleh dari sumber-sumber (yang dapat mencakup penyedia produk, apabila dimungkinkan) yang dipercaya akurat, tidak ada jaminan atau pernyataan yang dibuat mengenai kebenaran, kelengkapan atau ketepatannya, dan DBSI secara tegas tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kekurangan hal tersebut. DBSI tidak bertindak atau berkewajiban untuk menasihati setiap orang dan tidak bertanggungjawab dalam bentuk apapun atas kerugian secara langsung, tidak langsung atau sebagai akibat dari setiap penggunaan atau penggantungan atas dokumen ini ataupun segala yang terkandung di dalamnya. DBSI tidak memberikan kuasa kepada siapapun untuk membuat pernyataan atau memberikan nasihat tentang setiap keputusan investasi Investor. Faktor-faktor risiko yang diberikan di sini tidak dapat mengungkapkan atau meramalkan seluruh risiko terkait dengan investasi Investor. Investor sebaiknya tidak bergantung pada informasi yang diberikan disini sebagai satu-satunya dasar untuk setiap keputusan investasi. DBSI, direksi, dewan komisaris dan/atau pegawai (secara bersama-sama disebut sebagai “Orang Terkait”) dapat memiliki posisi dalam, dan dapat melaksanakan transaksi dalam produk-produk/produk yang mendasari yang disebutkan dalam dokumen ini.
Seluruh perhitungan di dalam dokumen ini hanyalah ilustrasi. Tanggal-tanggal tidak memperhitungkan hari libur nasional. Angka tersebut di atas bukanlah suatu indikasi atas kinerja sesungguhnya ataupun kinerja di masa yang akan datang dari Produk Obligasi.

PT Bank DBS Indonesia terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kami menghargai pendapat Anda, mohon beri penilaian untuk halaman Kami

Thank you! We appreciate your feedback.

Mohon masukkan komentar Anda

500

Bagaimana Kami bisa meningkatkan kualitas website?

Mohon masukkan komentar Anda

500
I agree to Terms & Conditions